Ketika berhadapan dengan masalah hukum, pertanyaan pertama hampir selalu sama: posisi saya kuat atau lemah, pasal apa yang berlaku, dan apa yang harus saya lakukan sekarang? Gelar Perkara AI Legalku dibuat untuk menjawab pertanyaan itu secara cepat dan terstruktur, sebelum Anda berkonsultasi dengan advokat.
Dari mana istilah "gelar perkara"?
Dalam penyidikan kepolisian, gelar perkara adalah forum untuk membahas suatu perkara, misalnya untuk menentukan apakah suatu peristiwa diduga merupakan tindak pidana atau bukan (Pasal 9 ayat 1 Peraturan Kapolri Nomor 6 Tahun 2019 tentang Penyidikan Tindak Pidana). Gelar Perkara AI meminjam semangat yang sama, yaitu memeriksa fakta dan dasar hukumnya secara runtut, tetapi untuk dipakai oleh siapa saja. Hasilnya bukan gelar perkara resmi aparat penegak hukum.
Cara kerjanya
- Anda menceritakan kronologi: jenis perkara, posisi Anda (korban, terlapor, penggugat, pekerja, dan seterusnya), waktu, lokasi, bukti yang dimiliki, dan pertanyaan yang ingin dijawab.
- AI pertama (Google Gemini) menyusun analisis. Bila fitur penelusuran tersedia, AI menelusuri sumber melalui Google Search agar merujuk peraturan yang berlaku, termasuk KUHP dan KUHAP baru yang berlaku sejak 2 Januari 2026.
- AI kedua (Anthropic Claude) memeriksa ulang. Analisis ditelaah kembali dan dicocokkan dengan sumber, lalu klaim yang tidak berdasar dibuang atau diperbaiki.
- Pemeriksaan otomatis. Rujukan yang tidak dapat dicocokkan diberi tanda "perlu diverifikasi", sehingga Anda tahu bagian mana yang harus dicek advokat.
- Hasil tersusun: ringkasan fakta, isu hukum, dasar hukum, analisis, kesimpulan, langkah yang disarankan, risiko, dan daftar sumber yang dapat diklik.
Delapan keunggulan
- Cepat. Analisis umumnya selesai dalam 1 sampai 3 menit, kapan saja.
- Dua AI saling memeriksa. Satu AI menyusun, satu AI lain memeriksa ulang. Lencana di atas hasil menunjukkan apakah pemeriksaan ulang berhasil.
- Sumber terbuka. Jumlah sumber yang ditelusuri ditampilkan, dan setiap sumber dapat dibuka langsung.
- Jujur tentang ketidakpastian. Rujukan yang belum pasti diberi tanda, tidak disembunyikan.
- Siap dipakai. Hasil lengkap dapat diunduh sebagai Draf Legal Opinion dalam format Word atau PDF, atau dicetak.
- Menjaga privasi. Kronologi tidak disimpan di server kami; yang disimpan hanya hasil analisis dalam bentuk terenkripsi, sesuai Kebijakan Privasi dan UU Pelindungan Data Pribadi.
- Terjangkau. Keanggotaan Rp150.000 per 12 bulan sudah termasuk pratinjau setiap analisis. Hasil lengkap beserta Draf Legal Opinion Rp150.000 per dokumen.
- Tersambung ke advokat. Bila perlu, hasilnya dapat langsung ditelaah dan ditindaklanjuti oleh advokat Legalku.
Manfaat bagi setiap kalangan
- Masyarakat: memahami posisi hukum sebelum mengambil keputusan, menyiapkan pertanyaan untuk advokat, dan mengetahui bukti apa yang perlu diamankan.
- Mahasiswa hukum: berlatih membedah kasus secara runtut dari fakta, isu, aturan, analisis, sampai kesimpulan, lalu membandingkannya dengan analisis sendiri.
- Dosen: menyiapkan bahan studi kasus dan diskusi kelas tentang penerapan KUHP dan KUHAP baru, dengan catatan agar mahasiswa memeriksa setiap rujukan ke teks resmi.
- Advokat: mempercepat telaah awal saat menerima klien, sehingga waktu konsultasi dapat dipakai untuk strategi. Tanggung jawab profesional atas pendapat hukum tetap ada pada advokat.
- Polisi dan jaksa: rujukan cepat untuk memetakan pasal dan ketentuan acara yang baru berlaku, sebagai bahan bacaan, bukan pengganti gelar perkara resmi atau pertimbangan penegak hukum.
- Hakim dan aparatur peradilan: bahan bacaan untuk mengikuti perkembangan aturan. Putusan tetap sepenuhnya berdasarkan fakta persidangan dan keyakinan hakim.
- Prajurit TNI dan keluarganya: memahami persoalan hukum pribadi dan keluarga, seperti utang-piutang, perkawinan, atau waris. Perlu diingat, perkara pidana yang melibatkan prajurit pada umumnya diadili di lingkungan peradilan militer (UU Nomor 31 Tahun 1997).
Batasan yang perlu diketahui
Gelar Perkara AI adalah analisis awal, bukan pendapat hukum advokat, dan tidak menciptakan hubungan advokat dan klien. Jasa hukum seperti konsultasi, pendampingan, dan pembelaan diberikan oleh advokat (Pasal 1 angka 2 UU Advokat). Mutu hasil sangat bergantung pada kelengkapan kronologi yang Anda tulis, dan AI tetap dapat keliru. Karena itu, gunakan hasilnya sebagai peta awal, lalu konsultasikan dengan advokat sebelum mengambil langkah hukum. Draf Legal Opinion menjadi pendapat hukum resmi hanya setelah ditinjau dan ditandatangani advokat.
Cara memulai
- Buka halaman Gelar Perkara AI dan daftar sebagai member dengan data sesuai KTP.
- Aktifkan keanggotaan melalui Midtrans (QRIS, e-wallet, atau transfer bank).
- Tulis kronologi selengkap mungkin: siapa, kapan, di mana, apa yang terjadi, dan bukti yang Anda miliki.
- Baca pratinjau, buka hasil lengkap bila perlu, lalu unduh Draf Legal Opinion.
- Konsultasikan hasilnya dengan advokat Legalku untuk langkah berikutnya.
Tim Hukum Legalku · Artikel ini informasi umum, bukan pendapat hukum atas perkara tertentu.